moving to a more serious part..
uke , semua insan pastinya inginkan yg terbaik dalam hidup mereka bukan ? pastinya sebegitu . lumrah manusia , senantiasa dambakan yg terbaik buat diri masing-masing . bagi sesetengah pihak , menjadi yg terbaik diantara yg terbaik adalah 'vital' bagi mereka . meskipun membutuhkan cara yg sudah termaktub dilarang di sisi agama . sisi kehidupan sebegini adalah biasa dalam golongan masyarakat marhaen seperti aku . yg berkuasa akan terus menguasai yg hina , yg rendah tarafnya akan terus dipijak dan dicerca . demi utk menggapai cita , segala akta dan undang-undang Allah diketepikan . katanya , demi utk mencapai tranformasi , rakyat dan kita perlu berubah . ya berubah . (jauh menyimpang dah ni ==')
berbalik kepada tajuk utama . norma masyarakat , menjadi yg terbaik pastinya sentiasa diimpi-impikan . namun kadangkala , apa yg dirancangkan tidak selalunya menjadi spt yg didamba . dalam konteks ini , Rasulullah sentiasa berpesan , jika apa yg dirancangkan tidak menjadi kenyataan , pastinya Allah sedang merancangkan sesuatu yg lebih baik buat kamu .
kecewa , sedih , hampa , bercampur baur . setiap perkara ini menjadi bahan rencah utama tatkala perkara yg dirancangkan dgn sebaiknya tidak menjadi kenyataan . ada pihak menjadi putus harapan apabila keputusan peperiksaan tidak mencapai target mahupun standard yg diletakkan oleh diri masing-masing . dan di sebelah sisi lainnya , perkara biasa yg kita lihat dalam zaman era globalisasi ini , sebelah pihak kecewa dan hampa apabila ditinggalkan oleh sebelah pihak yg lainnya . dalam erti lainnya , putus cinta .
ya angkara putus cinta , seseorang itu bisa melakukan perkara-perkara yg berada diluar kawalan batas mereka . kisah duka seseorang 'commit suicide' hanya disebabkan putus cinta sudah menjadi intipati umum pada zaman sekarang . mengapakah harus mengorbankan nyawa pinjaman Allah hanya kerana perkara remeh ? ya benar , segala yg berlaku di muka bumi ini telah ditetapkan oleh tuhan . namun ianya terbahagi kepada dua . satu - ketetapan seperti ajal maut sudah ditetapkan dan tidak boleh diubah melainkan dgn izin tuhan . dua - ketetapan yg boleh diubah . itulah qada' dan qadar . beriman dgn keduanya dan nescaya kamu akan terus mempunyai semangat utk menempuhi dugaan di dunia ini .
dan aku masih mencintai dirinya .. diri ini lemah , tidak bisa menyatakan kata cinta terhadap 'dia' .
give me morale boost please ?
dan pastinya , aku senantiasa mendoakan kebahagiaan buat dirinya .
tatkala bayu malam menyapa diri , hanya dirinya yg diimpi <3
till then , ADIOS ^^
No comments:
Post a Comment